Hari ini aku putuskan buat ganti tittle Blog yang sudah berumur lebih dari setahun.
Sebenarnya aku ingin pilih judul yg keren misal "Catatan Kaki Del Paijo" atau "Catatan Hati"..., Tapi kalau catatan tangan gue aja jeleknya minta ampun gimana kalau catatan kaki ya...
Misalnya aku pilh "Catatan Hati Del Paijo"...bisa dipastikan 101% kalau yang baca pasti ketawa duluan...ya khan...?
Maka "Catatan Dengkul Del Paijo" dirasakan sebagai pilihan yang realistis, Apalagi kalau kita amati betapa dengkul bisa menjadi sesuatu yang penting diera gombalisasi ini.
Dalam karir misalnya...Orang yang hanya modal dengkul bisa mengalahkan orang dengan modal otak yang cemerlang...Mau coba...?
Sering-seringlah anda menempelkan dengkul kelantai saat berhadapan dengan atasan atau orang yg punya kewenangan untuk menilai kinerja anda.
Itu yg saya maksud modal dengkul untuk meraih sukses.
Yang lebih serius lagi kalau kita ingin sukses dihari nanti kita juga harus sering menempelkan dengkul kita kelantai...(Note jangan samakan dengkul untuk atasan dengan dengkul untuk Tuhan lho...)
Dari 2 contoh diatas itulah kenapa aku paling tidak setuju kalau ada orang ingin meremehkan orang lain dgn memakai ungkapan...."Orang koq modal dengkul Doank...!!!!"
Bisa dipastikan dia belum mengerti benar manfaat dengkulnya...
So...apakah anda juga berniat memanfaatkan dengkul anda...?
Thursday, November 09, 2006
Monday, October 30, 2006
ANTASENA THE FIRST BULLET TRAIN IN INDONESIA

Hari ini aku termasuk beruntung dapat mencicipi salah satu alat transportasi yang kelak akan masuk dalam sejarah bangsa ini.
Seperti banyak diberitakan diberbagai media Presiden SBY 3 hari yang lalu meresmikan beroperasinya Kereta Api Super Cepat pertama diIndonesia. Kereta yang diberi nama ANTASENA ini akan menempuh rute Jakarta-Yogyakarta dalam waktu 1 jam 40 menit (Bandingkan dengan kereta api Ekonomi yg memakan waktu 10 s/d 12 jam)
Sesuai namanya ANTASENA yg dalam tokoh pewayangan dikenal sbg Ksatria yg punya kesaktian Amblas Bumi, jalur kereta inipun sering Ambalas Bumi dengan melewati terowongan-terowongan yang menembus beberapa pegunungan di JABAR dan JATENG.
Aku berangkat dari rumah jam 06.00, dengan perhitungan macet dsb...aku perkirakan sebelum jam 09.00 aku sudah tiba di Stasiun GAMBIR. Dan benar saja 08.50 aku tiba di Stasiun Gambir, Aku sempatkan membeli sebotol minuman ringan di Mesin Penjual Otomatis yg sekarang tersedia persisi di Depan pintu masuk Stasiun..( Praktis ..gumamku dalam hati...)
Then...tepat 09.00 kereta perlahan meninggalkan Stasiun, Kenyamanan tempat duduk,Dinginnya AC dan kebersihan Gerbong benar-benar jauh dari gambaran kereta api Indonesia pada umumnya...(Apalagi KRL JABOTABEK...Jauhhhh....)
Rasanya gak sia-sia aku membeli tiket 260 ribu untuk perjalanan yang nyaman ini.
Selama perjalanan tak sekedippun aku memejamkan mata krn takut kehilangan moment-moment menarik diperjalanan, Tak henti-hentinya aku melongok ke jendela menikmati indahnya panorama...Inilah INDONESIAKU....Lalu aku teringat beberapa sobatku Piotr Lugowski,Steve,Masae Muraishi,Liu dll...Aku memekik dalam hati...Aku juga bisa naik Bullet Train seperti yang kalian Ceritakan....
Namun tiba-tiba lamunanku buyar krn ada yang menepuk Pundakku dari belakang dan dengan suara khasnya yg sangat aku kenal dia berkata..."Gung..Bangun dipanggil Boss tuh..Kerja koq Tidur mulu sih...."
Wednesday, July 19, 2006
Rasanya Ditusuk Dari Belakang
Sudah 4 bulan aku gak nge-blog, Bukannya gak ada bahan yg bisa dituliskan tetapi justru karena terlalu banyaknya sehingga kepalaku terlalu sempit untuk mampu menampungnya.
Secara beruntun Merapi seakan mau menunjukkan kebesarannya lalu disusul Gempa Yogya meluluhlantakkan kampung halamanku.
Jujur saja aku tak mampu menulis seperti apa yang kulihat dan kurasakan saat aku pulang kesana.
Setelah bencana reda giliran Guncangan Piala Dunia Germany tak dapat aku hindari, Bahkan bisa dibilang aku terseret dan tenggelam didalamnya. Belum lagi kerjaan yg makin banyak membuat aku tak sempat NgeBlog lagi..(Seribu macam alasan bisa aku buat he he he)
Ngomongin kerjaan, aku lagi jengkel banget sama seseorang. Aku gak nyangka orang yg selama ini aku anggap baik dan bisa bekerja sama ternyata bisa juga menusukku dari belakang. Sungguh gak gentle dan kampungan...But benar kata orang...Uang, Jabatan dsb bisa membutakan seseorang...
Daripada aku tanggung sendiri beban ini dan takut meledakkan kepalaku seperti Beirut yg dibombardir Israel aku berinisiatif membaginya dgn temenku yg selama ini memang berposisi sebagai "Tempat Sampah" untuk segala keluh kesah dan uneg-unegku.
Singkat kata dgn semangat 45 aku kerumah temen Cewekku tsb dan begitu dia nongol tanpa ba bi bu langsung aku curhat:
Aku: " Vin...Pernah gak kamu ditusuk dari Belakang?...Gimana rasanya coba...?"
(Vinna sejenak berpikir dan.....)
Plaakkkkkk.... tangan Vinna melayang, "Lu Pikir Gue Cewek apaan Gung....!!!!!"
Lohhhh.....( aku masih terpaku gak mengerti....)
Secara beruntun Merapi seakan mau menunjukkan kebesarannya lalu disusul Gempa Yogya meluluhlantakkan kampung halamanku.
Jujur saja aku tak mampu menulis seperti apa yang kulihat dan kurasakan saat aku pulang kesana.
Setelah bencana reda giliran Guncangan Piala Dunia Germany tak dapat aku hindari, Bahkan bisa dibilang aku terseret dan tenggelam didalamnya. Belum lagi kerjaan yg makin banyak membuat aku tak sempat NgeBlog lagi..(Seribu macam alasan bisa aku buat he he he)
Ngomongin kerjaan, aku lagi jengkel banget sama seseorang. Aku gak nyangka orang yg selama ini aku anggap baik dan bisa bekerja sama ternyata bisa juga menusukku dari belakang. Sungguh gak gentle dan kampungan...But benar kata orang...Uang, Jabatan dsb bisa membutakan seseorang...
Daripada aku tanggung sendiri beban ini dan takut meledakkan kepalaku seperti Beirut yg dibombardir Israel aku berinisiatif membaginya dgn temenku yg selama ini memang berposisi sebagai "Tempat Sampah" untuk segala keluh kesah dan uneg-unegku.
Singkat kata dgn semangat 45 aku kerumah temen Cewekku tsb dan begitu dia nongol tanpa ba bi bu langsung aku curhat:
Aku: " Vin...Pernah gak kamu ditusuk dari Belakang?...Gimana rasanya coba...?"
(Vinna sejenak berpikir dan.....)
Plaakkkkkk.... tangan Vinna melayang, "Lu Pikir Gue Cewek apaan Gung....!!!!!"
Lohhhh.....( aku masih terpaku gak mengerti....)
Thursday, March 30, 2006
Kita harus merasa memiliki Perusahaan ini
Bulan lalu Pres-Dir Perusahaan ini diganti karena Pres dir yang lalu telah habis masa tugasnya disini. Dan seperti biasa setiap pemimpin baru dalam "Pidato" pertamanya menyampaikan sesuatu yang sekiranya dapat meningkatkan semangat kerja yg berujung peningkatan produktifitas yang muaranya sudah pasti profit.
" Semua Karyawan hendaknya merasa memiliki Perusahaan ini " begitu kata beliau dengan berapi api.
Ungkapan ini mungkin terkesan klise tapi yang menjadi catatan menarik adalah bagaimana para karyawan memahami dan melaksanakan anjuran ini. Setelah aku adakan penelitian yg tidak alamiah akhirnya didapat kesimpulan sbb:
Bahwa ada 3 Pemahaman yang berbeda terhadap ungkapan tsb:
1. Ada sekelompok karyawan yang karena merasa memiliki Perusahaan ini secara otomatis berusaha keras bekerja memajukan perusahaan dan Cost Down sampai serendah rendahnya.
2.Ada lagi sekelompok karyawan yang karena merasa memiliki perusahaan ini maka menganggap karyawan lain sebagai yg bukan berhak memiliki, so ada tuan ada piaraan jadinya...
3.Dan yang terakhir adalah karyawan yang karena begitu merasa memiliki perusahaan ini maka aset perusahaan adalah aset Dia juga, so boleh dinikmati dan dibawa pulang...
Terakhir let Guess....Ag masuk kategori yang mana ya...?
" Semua Karyawan hendaknya merasa memiliki Perusahaan ini " begitu kata beliau dengan berapi api.
Ungkapan ini mungkin terkesan klise tapi yang menjadi catatan menarik adalah bagaimana para karyawan memahami dan melaksanakan anjuran ini. Setelah aku adakan penelitian yg tidak alamiah akhirnya didapat kesimpulan sbb:
Bahwa ada 3 Pemahaman yang berbeda terhadap ungkapan tsb:
1. Ada sekelompok karyawan yang karena merasa memiliki Perusahaan ini secara otomatis berusaha keras bekerja memajukan perusahaan dan Cost Down sampai serendah rendahnya.
2.Ada lagi sekelompok karyawan yang karena merasa memiliki perusahaan ini maka menganggap karyawan lain sebagai yg bukan berhak memiliki, so ada tuan ada piaraan jadinya...
3.Dan yang terakhir adalah karyawan yang karena begitu merasa memiliki perusahaan ini maka aset perusahaan adalah aset Dia juga, so boleh dinikmati dan dibawa pulang...
Terakhir let Guess....Ag masuk kategori yang mana ya...?
Monday, January 23, 2006
Thanks Piotr
Hi, Agung!
I'm happy to hear from You. I am sorry for not answering for such a long time.
Yesterday we (my girlfriend and i) were in cafe. It is a very special one - You can order a coffee made of seed grown in many different places of the world. I asked for this one from Java and than i realised i forgot about your e-mail...
Greetings and good luck!!
Piotrek
Yak sye mash Piotrek, Alhamdulillah kamu mengingatku (Orang Indonesia/ Wong Jawa) dari kualitas kopi kami yang harumnya bisa kamu rasakan di Polandia sana.
Aku bersyukur kamu mengingatku dan Indonesiaku bukan saat kamu lapar dan tidak ada makanan dirumahmu, atau mengingatku saat kamu baca majalah ekonomi yang menempatkan Negaraku sebagai juara dunia korupsi yang terus kami pertahankan sampai tahun ini...
Sekali lagi Terima kasih Piotrek.... Jen kurien....
I'm happy to hear from You. I am sorry for not answering for such a long time.
Yesterday we (my girlfriend and i) were in cafe. It is a very special one - You can order a coffee made of seed grown in many different places of the world. I asked for this one from Java and than i realised i forgot about your e-mail...
Greetings and good luck!!
Piotrek
Yak sye mash Piotrek, Alhamdulillah kamu mengingatku (Orang Indonesia/ Wong Jawa) dari kualitas kopi kami yang harumnya bisa kamu rasakan di Polandia sana.
Aku bersyukur kamu mengingatku dan Indonesiaku bukan saat kamu lapar dan tidak ada makanan dirumahmu, atau mengingatku saat kamu baca majalah ekonomi yang menempatkan Negaraku sebagai juara dunia korupsi yang terus kami pertahankan sampai tahun ini...
Sekali lagi Terima kasih Piotrek.... Jen kurien....